Cukup banyak calon pembeli rumah yang belum mengetahui bahwa ada jenis hunian bernama semi-detached house. Apa itu rumah semi-detached? Rumah semi-detached atau rumah semi terpisah adalah rumah yang merupakan satu bagian dari dua unit rumah yang berbagi satu dinding di salah satu sisinya.
Dengan kata lain, maksud rumah semi-detached adalah rumah ini menempel di satu sisi, sedangkan sisi lainnya bebas tanpa dinding bersama.
Ini berbeda dengan rumah tapak biasa atau rumah single (detached house) yang benar-benar berdiri sendiri. Jadi, rumah jenis ini tidak memiliki dinding bersama dan tidak memiliki halaman atau sisa lahan di semua sisi.
Untuk keluarga masa kini, rumah semi terpisah dapat menjadi pilihan hunian yang paling ideal. Sebab terdapat 5 nilai lebih yang menjadikannya lebih unggul daripada rumah tapak pada umumnya.
Harga rumah ini jauh lebih terjangkau daripada rumah single. Bedanya bisa ratusan juta hingga miliaran rupiah.
Mengapa bisa begitu? Karena hunian semi-detached memerlukan tanah yang lebih kecil. Nah, membangun di lahan sempit otomatis tidak memakan biaya konstruksi besar.
Maka, Anda bisa memiliki tempat tinggal dengan konsep layaknya rumah tapak, plus halaman pribadi, tetapi dengan modal yang lebih sedikit.
Rumah tidak cukup hanya dibeli. Yang tak kalah penting adalah merawatnya.
Untungnya, rumah semi terpisah lebih murah perawatannya. Lantaran berbagi atap dengan tetangga, biaya perbaikan seperti mengganti atap atau bersih-bersih taman bisa diatur berdua.
Dengan begitu, Anda tidak perlu menanggung sendiri ongkos besar kalau-kalau ada kerusakan di bagian bangunan yang menjadi milik bersama.
Dan lagi, perawatan rumah sehari-hari menjadi jauh lebih praktis. Hal ini karena luas lahan dan bangunan yang relatif mini ketimbang rumah tapak.
Aktivitas seperti membersihkan pekarangan atau mengecat ulang dinding eksterior pun tidak lagi memberatkan.
Selain itu, hunian semi-detached terbukti lebih mengirit energi.
Sebabnya? Dinding yang berbagi dengan rumah tetangga mengurangi eksposur panas matahari langsung pada satu sisi hunian. Belum lagi karena aliran udaranya yang lebih baik daripada rumah berdempet-dempetan.
Untuk keluarga modern yang peka terhadap tagihan listrik, ini artinya rumah tetap adem sekalipun AC tidak selalu menyala.
Jika Anda selama ini sulit menentukan antara apartemen dan rumah, ada baiknya Anda mengambil semi-detached house.
Jika townhouse menempel di kiri dan kanan, maka rumah semi terpisah hanya berbagi satu dinding. Hasilnya, Anda masih memiliki halaman depan dan belakang sendiri. Ruang terbuka itu bisa Anda ubah menjadi area bermain untuk anak.
Anda juga bisa merasakan arti semi-detached house yang menawarkan nikmatnya tinggal di rumah sendiri, yang tidak akan Anda rasakan jika menghuni apartemen.
Alasan-alasan di atas membuat rumah semi terpisah menjadi kompromi terbaik antara keterbatasan apartemen dan harga rumah tapak yang tinggi.
Keluarga modern membutuhkan dua hal, yakni privasi dan interaksi sosial. Rumah semi terpisah bisa memenuhi keduanya.
Karena hanya berbatas dengan satu tetangga, area pribadi Anda jauh lebih terjaga dibandingkan dengan apartemen yang dindingnya menempel pada banyak unit di sekelilingnya.
Namun, jangan lupakan pula sisi positif dari lingkungan perumahan. Hunian di kompleks perumahan memungkinkan kedekatan dengan tetangga yang pada umumnya memiliki anak-anak dengan rentang usia yang sama.
Hal ini secara berangsur membangun jalinan komunitas yang sehat. Anak-anak belajar bersosialisasi, sementara orang tua merasa lebih terhubung secara emosional.
Lantas, siapa saja yang paling tepat mendiami rumah macam ini? Fakta di lapangan menunjukkan, tipe penghuni ideal rumah semi terpisah cukup bermacam-macam.
Berikut rinciannya.
Keluarga baru yang ingin memiliki rumah sendiri dengan konsep rumah tumbuh sangat cocok tinggal di rumah ini.
Cicilan KPR lebih rendah daripada cicilan rumah pada umumnya. Sekalipun demikian, Anda tetap memiliki area yang cukup untuk mengakomodasi anggota keluarga yang bertambah.
Pasangan yang sama-sama berkarier sehingga memiliki waktu yang minim untuk merawat rumah juga dianjurkan untuk tinggal di hunian semi-detached. Privasinya memadai, bebas dari beban perawatan halaman luas atau perbaikan atap sendiri.
Tidak terduga, rumah macam ini juga sangat ideal bagi keluarga besar yang ingin tinggal berdekatan dengan sanak saudaranya. Misalkan Anda tinggal di sebelah rumah orang tua atau mertua.
Kapan saja anak-anak bisa bermain ke rumah kakek dan nenek. Walaupun begitu, masing-masing keluarga masih punya ruang pribadinya.
Jika Anda tertarik berinvestasi, jangan lewatkan begitu saja iklan jual rumah semi-attached yang Anda jumpai.
Pasalnya, rumah ini termasuk properti dengan imbal hasil investasi yang menarik. Harga jual dan biaya sewanya relatif tidak turun-naik karena tipe rumah ini sesuai untuk penyewa jangka panjang. Contohnya, keluarga kecil atau ekspatriat.
Jadi, target pasarnya jelas. Apabila kelak Anda ingin menjualnya, akan relatif mudah mendapatkan pembeli.
Apakah Anda termasuk salah satu profil penghuni paling ideal untuk rumah semi-detached? Kalau begitu, pertimbangkanlah investasi di cluster Mahakam yang merupakan salah satu primadona di Jakarta Garden City.
Rumah-rumah di sini memiliki konsep 2 lantai, ukuran tanah mulai 75 m², cocok untuk keluarga baru. Selain itu, posisinya sangat strategis. Hanya sekitar 5 menit ke Global Mandiri School, dan juga tidak jauh dari Singapore Intercultural School (SIS).
Dengan tambahan keamanan 24 jam dan akses ke AEON Mall dan IKEA yang hanya beberapa menit, investasi ini sayang jika Anda lewatkan.
Hubungi kami untuk membuat janji kunjungan dan melihat-lihat unit siap huni.
| Senin - Sabtu | : | 09:00 - 20:00 WIB |
| Minggu | : | 09:00 - 21:00 WIB |